
Pada tanggal 15 Juli 2022, Yayasan Pusat Studi Pembangunan Manusia dan Alam Sekitar (YPSPMAS) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Pemerintah Kecamatan Sipirok, dengan tema “Menyelaraskan Visi dan Misi Sipirok dengan Potensi Pembangunan Ekowisata”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan potensi alam Sipirok dengan pendekatan ekowisata yang berkelanjutan, guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kota Sipirok, terletak di ketinggian 700 hingga 1500 mdpl dengan iklim sejuk dan kontur perbukitan yang mempesona, merupakan bagian dari Kabupaten Tapanuli Selatan yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Namun, dengan keindahannya, kawasan ini juga sangat rentan terhadap degradasi lingkungan. Oleh karena itu, pengembangan wisata di Sipirok harus memperhatikan prinsip konservasi yang ketat untuk memastikan alam tetap terjaga.
Pada kegiatan tersebut, seluruh kontributor dari Yaspemasar hadir seperti Prof. Dr. Ir. Tri Martial, Muhammad Arief Tirtana, M.Si, Ahmad Rizki Harahap, M.Si, Fahman Urdawi Nasution, MH, dan Rahmat Putra Ahmad Hasibuan, M.Si yang kesemuanya memberikan gambaran langsung proses pengembangan dan potensi ekowisata di Kecamatan Sipirok, yang mana lokasi nya berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat lokal karena berada di salah satu jalur lintas Provinsi yang terus lalu lalang pengunjung.

Yaspemasar berkomitmen untuk mendukung Sipirok dalam mengembangkan potensi ekowisata lokal, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan alam. Dengan pendekatan ini, Yaspemasar berharap dapat menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui kolaborasi ini, diharapkan Sipirok dapat menjadi contoh sukses pengembangan ekowisata yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat setempat.
