Yayasan PSPMAS Bersama Masyarakat Menanam Pohon untuk Masa Depan Kolaborasi dalam Pengembangan Ekowisata Kampung Paringgonan, Sipirok

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, kegiatan penanaman pohon telah dilaksanakan pada Oktober 2022 di kawasan Kampung Paringgonan, Sipirok. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara peneliti dari perguruan tinggi, masyarakat setempat, dan Yayasan Pusat Studi Pembangunan Manusia dan Alam Sekitar (PSPMAS). Kolaborasi ini tidak hanya mencerminkan sinergi antar pemangku kepentingan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam upaya menjaga ekosistem, memperkuat ketahanan lingkungan, serta membuka peluang baru bagi pengembangan ekowisata berbasis masyarakat.

foto menanam

Penanaman pohon di kawasan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan penghijauan. Pohon-pohon yang ditanam akan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem lokal, mencegah erosi tanah, meningkatkan kualitas udara, dan menyediakan habitat alami bagi berbagai jenis flora dan fauna. Selain itu, vegetasi yang tumbuh secara berkelanjutan akan menjadi bagian integral dari daya tarik ekowisata, menciptakan lanskap alami yang indah sekaligus edukatif bagi pengunjung.

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menjadi aspek penting yang membedakan program ini dari inisiatif lingkungan konvensional. Melalui keterlibatan aktif warga Kampung Paringgonan, kegiatan penanaman pohon menjadi sarana transfer pengetahuan dan pemberdayaan komunitas. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi aktor utama dalam menjaga dan mengelola potensi lingkungan mereka sendiri. Pendekatan partisipatif ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap inisiatif perubahan.

Perguruan tinggi yang terlibat membawa peran penting dalam menyediakan landasan ilmiah dan metodologis. Melalui penelitian dan pendampingan teknis, kegiatan penanaman pohon dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan kondisi ekologis setempat, jenis tanaman yang sesuai, serta potensi manfaat jangka panjangnya. Sinergi antara aspek ilmiah dan praktik lapangan ini menjadikan kegiatan tidak hanya simbolik, tetapi juga berdampak nyata secara ekologis dan sosial.

Yayasan PSPMAS berperan sebagai jembatan kolaborasi, memastikan keterpaduan program antara dunia akademik, komunitas lokal, dan agenda pembangunan lingkungan. Melalui pendekatan multidisipliner, yayasan berupaya mengintegrasikan aspek konservasi, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan dalam satu kerangka kerja yang holistik. Dengan begitu, kegiatan menanam pohon ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekowisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis potensi lokal. Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara ilmu pengetahuan, partisipasi masyarakat, dan visi pembangunan lingkungan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Kampung Paringgonan tidak hanya akan dikenal sebagai kawasan yang hijau dan lestari, tetapi juga sebagai destinasi ekowisata yang menawarkan pengalaman wisata berbasis alam, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Langkah kecil dalam menanam pohon yang dimulai pada Oktober 2022 ini merupakan investasi besar bagi masa depan ekologi, ekonomi, dan sosial generasi mendatang.