
Pengabdian kepada Masyarakat: Transfer Pengetahuan untuk Pemberdayaan Desa
Yayasan Pembangunan Manusia dan Alam Sekitar memandang pengabdian kepada masyarakat sebagai proses strategis untuk membangun kapasitas manusia sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, yayasan berkomitmen menghadirkan transfer pengetahuan yang relevan, aplikatif, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Pengetahuan tidak hanya diposisikan sebagai informasi, tetapi sebagai alat transformasi sosial yang mendorong kemandirian, daya saing, dan kesejahteraan berkelanjutan.
Prof. Dr. Ir. Tri Martial beserta tim yaitu Muhammad Arief Tirtana, S.Pd., M.Si, Ahmad Rizki Harahap, S.Pd., M.Si, Fahman Urdawi Nasution, SH., MH., dkk dalam penyampaian kegiatan, yayasan mengintegrasikan penguatan sumber daya manusia dengan kesadaran ekologis. Pemberdayaan desa tidak dilepaskan dari pemahaman terhadap potensi lokal, pengelolaan sumber daya alam yang bijak, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas. Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar penerima program, sehingga tercipta proses belajar bersama yang inklusif dan berkelanjutan.
Transfer pengetahuan yang dilakukan oleh Yayasan Pembangunan Manusia dan Alam Sekitar juga menekankan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, termasuk akademisi, praktisi, pemerintah lokal, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi fondasi dalam membangun solusi yang berbasis ilmu pengetahuan, kearifan lokal, dan kepedulian lingkungan, guna menjawab tantangan sosial-ekonomi desa secara holistik.
Melalui pengabdian yang berorientasi pada manusia dan alam, yayasan berupaya meneguhkan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa berkelanjutan. Setiap aktivitas pengabdian diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat desa yang berdaya, berpengetahuan, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan untuk generasi masa depan.
