Yayasan PSPMAS Gandeng Warung Scopus Mendorong Penguatan Ilmu Pengetahuan dan Riset melalui Pelatihan Analisis Bibliometrik Berbasis Data Scopus

Dari Data Publikasi Menjadi Peta Riset, Tren, dan Research Gap

Medan, 19 September 2026 — Yayasan Pusat Studi Pembangunan Manusia dan Alam Sekitar (YPS-PMAS) terus mendorong penguatan ilmu pengetahuan dan kapasitas riset sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang mampu merespons perkembangan dan tantangan pembangunan. Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui penyelenggaraan Pelatihan Analisis Bibliometrik Berbasis Data Scopus dengan tema “Dari Data Publikasi Menjadi Peta Riset, Tren, dan Research Gap”, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, Sabtu, 19 September 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Randi Mulianda, S.Pt., M.Pt. sebagai narasumber dan diikuti oleh dosen, peneliti, serta peserta yang memiliki perhatian terhadap pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah.

image

Suasana Pelatihan Analisis Bibliometrik Berbasis Data Scopus yang diselenggarakan YPS-PMAS secara daring melalui Zoom, Sabtu, 19 September 2026.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya YPS-PMAS dalam membuka ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas bagi akademisi dan peneliti. Bagi yayasan, perkembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dipisahkan dari kemampuan sumber daya manusia dalam menghasilkan, membaca, mengolah, dan mengembangkan pengetahuan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Perkembangan publikasi ilmiah yang semakin pesat telah menghasilkan data penelitian dalam jumlah besar. Data publikasi tersebut sesungguhnya tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi hasil penelitian, tetapi juga dapat menjadi sumber informasi untuk melihat perkembangan suatu bidang ilmu, kecenderungan tema penelitian, pola kolaborasi, serta peluang penelitian yang masih dapat dikembangkan.

Melalui pelatihan tersebut, YPS-PMAS mendorong peserta untuk memahami bagaimana data publikasi Scopus dapat diolah menjadi peta perkembangan penelitian. Peserta diperkenalkan dengan tahapan pencarian data, penyusunan query, ekspor dan cleaning data, hingga pengolahan menggunakan VOSviewer dan Bibliometrix/Biblioshiny berbasis R.

Memperkuat Kemampuan Membaca Perkembangan Riset

Dalam penyampaian materi, Dr. Randi Mulianda, S.Pt., M.Pt. menjelaskan berbagai pendekatan analisis bibliometrik yang dapat digunakan untuk memahami perkembangan literatur ilmiah. Peserta diperkenalkan pada analisis co-authorship, co-occurrence, co-citation, dan keyword analysis untuk melihat hubungan antarpengarang, keterkaitan kata kunci, jaringan sitasi, dan perkembangan tema penelitian.

Selain penguasaan perangkat analisis, kegiatan juga menekankan pentingnya kemampuan membaca hasil visualisasi. Peserta mempelajari network visualization, overlay visualization, dan density visualization untuk memahami pola hubungan dan perkembangan tema dalam suatu bidang penelitian.

Hal tersebut menjadi penting karena analisis bibliometrik tidak hanya bertujuan menghasilkan visualisasi, tetapi bagaimana visualisasi tersebut dapat diterjemahkan menjadi informasi yang berguna bagi peneliti. Dari hasil pemetaan, peneliti dapat melihat tema yang telah banyak dikaji, perkembangan topik dari waktu ke waktu, hubungan antartema, serta kemungkinan ruang penelitian yang masih terbuka.

Mendorong Peneliti Menemukan Research Trend dan Research Gap

Salah satu fokus utama pelatihan adalah identifikasi research trend dan research gap. Melalui pemetaan publikasi, peneliti dapat memperoleh gambaran mengenai tema-tema yang telah banyak dikaji, perkembangan topik dari waktu ke waktu, keterhubungan antartema, serta ruang penelitian yang masih dapat dikembangkan.

Kemampuan tersebut dapat menjadi bagian penting dalam penyusunan state of the art, pengembangan kebaruan penelitian, penyusunan proposal, dan penguatan artikel ilmiah.

image

Peserta mengikuti praktik pengolahan dan analisis data bibliometrik menggunakan RStudio dalam sesi pelatihan.

Kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung menggunakan dataset publikasi. Peserta mengikuti proses pengolahan data menggunakan RStudio sekaligus berinteraksi dengan narasumber melalui Zoom. Praktik tersebut memberikan pengalaman kepada peserta untuk memahami proses analisis mulai dari data publikasi hingga menghasilkan visualisasi yang dapat diinterpretasikan.

Membangun Ekosistem Ilmu Pengetahuan dan Riset

Menurut YPS-PMAS, kemampuan mengolah dan membaca data penelitian menjadi bagian penting dari perkembangan kapasitas peneliti di tengah semakin cepatnya pertumbuhan publikasi ilmiah. Peneliti tidak cukup hanya mengetahui jumlah publikasi yang telah dihasilkan, tetapi juga perlu memahami posisi penelitiannya dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas.

Karena itu, kegiatan pengembangan kapasitas seperti pelatihan bibliometrik diharapkan dapat mendorong lahirnya budaya riset yang lebih terbuka terhadap data, teknologi, kolaborasi, dan perkembangan metodologi penelitian.

Bagi YPS-PMAS, penguatan riset merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dalam membangun manusia yang memiliki kapasitas pengetahuan dan kemampuan untuk berkontribusi terhadap pembangunan. Ilmu pengetahuan diharapkan tidak berhenti pada publikasi, tetapi dapat berkembang menjadi gagasan, inovasi, rekomendasi, dan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan penelitian, pelatihan, pengembangan kapasitas, dan kolaborasi akademik, YPS-PMAS terus berupaya membangun ruang yang memungkinkan akademisi dan peneliti untuk saling berbagi pengetahuan, memperluas jejaring, dan mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

Keikutsertaan dan keterlibatan YPS-PMAS dalam pengembangan kapasitas penelitian tersebut memperkuat komitmen yayasan untuk mendorong perkembangan ilmu pengetahuan, memperkuat budaya riset, dan membangun sumber daya manusia yang mampu menghasilkan pengetahuan berbasis data.

Lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, agenda tersebut menjadi bagian dari langkah YPS-PMAS dalam membangun ekosistem ilmu pengetahuan dan riset yang kolaboratif, adaptif, dan berkelanjutan.

“Riset Kolaboratif untuk Kehidupan Berkelanjutan”

Dengan semangat tersebut, YPS-PMAS akan terus membuka ruang bagi akademisi, peneliti, dan berbagai pihak untuk mengembangkan pengetahuan dan penelitian yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan manusia serta keberlanjutan alam dan kehidupan.

whatsapp image 2026 09 19 at 10.42.43 (2)